A. Apa Itu Personal Branding?
Personal branding adalah suatu proses membangun dan mengelola citra atau reputasi dari masing-masing individu. Hal tersebut melibatkan bagaimana cara seseorang dalam memperkenalkan diri kepada publik, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.
Personal branding berbicara tentang bagaimana cara menjadikan diri sebagai suatu merk/ brand yang banyak dikenali dan mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Seperti saat kalian menyuguhkan suatu identitas, pengetahuan dan kemampuan yang kalian miliki dapat membedakan diri kalian dengan orang lain. Orang akan mengetahui “ini kalian” hanya dengan mendengarkan suara tanpa melihat vidionya. Atau, orang akan mengetahui kalian dari beberapa istilah yang kalian ciptakan. Jadi personal branding ini sangat penting dimiliki dan dilakukan oleh setiap individu.
Bagaimana Islam memandang permasalahan personal branding? Ternyata Muhammad SAW sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rasul telah membangun personal branding yang begitu kuat. Sejarah mencatat bahwa Muhammad kecil adalah sosok pekerja yang jujur dan ulet. Bahkan dengan modal kejujuran dan keuletan tersebut Muhammad remaja sudah dilibatkan sang paman dalam bisnis antar negara. Sehingga, tidak berlebihan kemudian ketika Muhammad dewasa, ia diangkat menjadi direktur utama dari Khadijah corporation. Khadijah corporation adalah salah satu perusahan terbesar di kota Makkah yang bergerak dalam bidang ekspor dan impor.
Apa lagi kalian yang menyandang gelar mahasiswa dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Sebagai lulusan Fakultas Dakwah kalian harus bisa membangun personal branding yang baik. Tidak hanya di media sosial, in real life kalian harus bisa menjaga image masing-masing. Lantas, apa saja manfaatnya ketika kalian bisa membangun personal branding yang kuat?
B. Manfaat Personal Branding
Selanjutnya mari simak penjelasan tentang manfaatnya!
1. Membangun Reputasi: Personal branding memungkinkan untuk membangun dan mengelola reputasi. Melalui personal branding yang kuat dan konsistensi maka memancarkan citra dan aura tersebut dengan sendirinya. Nah, hal ini merupakan fondasi bangunan reputasi yang baik yang akan terwujud nantinya.
2. Kredibilitas: Dengan memiliki personal branding yang kuat, dapat membangun kredibilitas di antara rekan, partner, atasan maupun bawahan kalian nantinya. Orang akan lebih cenderung mempercayai kalian jika mereka melihat kalian sebagai ahli atau sumber yang dapat diandalkan dalam bidang tertentu. Bahkan tidak sekedar dapat diandalkan, anda juga terpercaya untuk mengerjakan hal-hal tertentu.
3. Membangun Koneksi: Dengan citra diri yang baik dan positif maka akan mendapatkan nilai plus dari publik. Nilai positif dari publik merupakan kunci dalam membangun koneksi. Citra diri yang baik dan positif akan membuat koneksi yang dimiliki akan terus bertambah luas. Sehingga, citra diri yang baik dan positif yang terus terpelihara, maka tidak heran jika nantinya tawaran kolaborasi dan kerja sama akan terus berdatangan.
4. Meningkatkan Citra Sosial Media: Personal branding yang kuat dapat meningkatkan keterlibatan kalian di platform media sosial. Orang akan lebih tertarik untuk mengikuti dan berinteraksi dengan kalian jika memberikan konten di platform media sosial. Ini dapat memperluas jaringan dan sekaligus meningkatkan pengaruh kalian di platform media sosial.
C. Cara Membangun Personal Branding
Jika kalian sudah paham tentang definisi dan manfaatnya, maka kalian bisa coba lakukan tips berikut untuk membangun personal branding:
1. Kenali Diri Kalian: Langkah pertama yang sangat penting adalah mengenali diri sendiri dengan baik. Pertimbangkan nilai-nilai, minat, keahlian, dan sifat yang membuat kalian berbeda. Ilustrasinya adalah seperti pemain-pemain dalam sepak bola. Jika kalian lebih tertarik menjadi striker maka berlatihlah dengan latihan striker. Namun, jika kalian lebih tertarik dan merasa bakat anda sebagai seorang kiper, maka berlatihlah latihan seorang kiper. Karena, untuk menjadi seorang striker yang hebat bisa dipastikan caranya berbeda dengan menjadi seorang kiper yang hebat.
2. Tentukan Tujuan Kalian: Sebelum kalian memulai perjalanan personal branding, tentukan tujuannya dulu, karena dengan tujuan yang jelas akan membantu dalam merancang strategi yang sesuai. Dalam membangun personal branding akan membutuhkan waktu yang panjang dan lama. Sangat dimungkinkan dalam proses yang panjang dan lama tersebut akan menghadapi tantangan, rintangan bahkan godaan. Maka, dengan memiliki tujuan yang jelas dan kuat akan membantu seseorang yang sedang membangun personal branding tetap konsisten atau istiqomah. Tujuan yang paling tepat dalam membangun personal branding adalah tidak semata orientasi duniawi. Mampu membuat tujuan yang bersifat ukhrawi akan membuat orang yang sedang membangun personal branding tersebut menjadi tidak mudah goyah.
3. Membangun kejujuran: sebagai orang komunikasi, kejujuran adalah hal yang sangat penting. Kejujuran adalah salah satu modal utama dalam membangun personal branding. Kejujuran dalam konsep Islam dikenal dengan istilah shiddiq. Shiddiq merupakan karakter yang melekat pada sosok Nabi Muhammad. Dengan Shiddiq tersebut Nabi memikat hati masyarakat Makkah. Hampir semua persoalan yang dihadapi penduduk Makkah yang tidak menemukan solusi, akhirnya persoalan tersebut akan dihadapkan kepada Muhammad SAW. Solusi-solusi yang ditawarkan Muhammad SAW selalu bisa diterima pihak-pihak yang bermasalah. Sehingga dalam usia yang masih tergolong muda, Muhammad SAW sudah digelari oleh penduduk Makkah dengan nama al-Amin.
4. Konsistensi. Pastikan pesan, penampilan, dan interaksi konsisten dengan citra yang ingin kalian proyeksikan. Membangun Shiddiq seperti disinggung di atas membutuhkan waktu yang panjang dan lama. Dengan demikian, maka salah satu modal yang perlukan dalam proses yang panjang dan lama tersebut adalah konsistensi. Tanpa adanya konsistensi tersebut bisa dipastikan bahwa upaya personal branding itu tidak akan berhasil.
5. Selalu Koreksi dan Evaluasi: Personal branding adalah sesuatu yang terus berkembang. Selalu tinjau dan evaluasi apakah citra kalian masih sesuai dengan tujuan. Koreksi jika perlu, dan teruslah belajar dari pengalaman serta umpan balik dari orang lain.
D. Kesimpulan
Personal branding adalah kunci kesuksesan dalam menata masa depan yang lebih baik. Dengan mengenal diri, menetapkan tujuan, dan berkomitmen pada konsistensi, dapat membangun citra yang kuat dan berarti. Jangan lupa, hal tersebut adalah investasi dalam diri sendiri yang membuka pintu untuk peluang lebih besar. Teruslah berkembang dan pertahankan integritas, dan kalian akan memanen hasil yang luar biasa.
0 Komentar
Silakan tinggalkan komentar Anda